Setelah beberapa kali Pramuka SMAN 1 Randublatung mengundang kami untuk mengisi berbagai materi seperti Kompas, Peta Pita, Peta Panorama, dan ilmu Nvigasi darat, kali ini giliran anggota Palang Merah Remaja ( PMR ) yang mengundang Cepu Adventure untuk memberikan materi Vertical Rescue bagi seratusan anggotanya.

Foto bersama seluruh peserta, pembina PMR dan team Cepu Adventure

Diawali kontak pak Didik ( Pembina Pramuka ) sebulan yang lalu yang menginformasikan ke pakdhe bahwa ada rencana PMR sekolah tersebut  mengundang Cepu Adventure untuk memberikan materi Vertical Rescue. Setelah cocok-cocokan tanggal disepakati kegiatan dilaksankan pada hari Sabtu tanggal 7 Februari 2026.

Secara teknis memang kami tidak perlu survey lokasi karena sudah familier sekali dengan sekolah tersebut. Juga kami pernah memberikan  materi Rappelling dan Rolling dilokasi yang sama.

Jam 06.00 WIB team sudah berdatangan di base camp dan langsung prepare peralatan yang akan dibawa. Karena materi ini memerlukan peralatan yang cukup banyak maka prepare memerlukan waktu hampir 20 menit lalu dilanjutkan dengan sarapan pagi.

Jam 06.30 WIB kami berangkat dengan harapan bisa sampai lokasi jam 07.30 WIB dan bisa langsung prepare lokasi Rappelling dengan 2 jalur, lokasi Suspension dan lokasi untuk simulasi evakuasi laka sumur. Alhamdulillah 3 kegiatan ini bisa dalam 1 area sehingga memudahkan mobilitas peserta.

Prepare untuk kegiatan Rappelling dan Suspension

Sampai sekolahan kami disambut dengan ramah oleh pak Robert, bu Har dan bu Husna selaku pembina PMR, bahkan sarapan pagipun sudah disiapkan. Tapi karena kami dan team sudah sarapan dari Basecamp maka kami minta ijin untuk langsung action supaya waktu berjalan  efektif.

Materi kelas tentang pengenalan Vertical Rescue, maksud dan tujuan, peralatan yang akan dipakai, medan operasi Vertical Rescue dan teknik-teknik evakuasi langsung disampaikan oleh pakdhe didampingi bunda Imma dan mba Retno di aula sekolah tersebut. Sedangkan mas Umar, mas Rohmat, mas Sobirin dan mas Syarif menyiapkan lokasi latihan untuk praktek.

Materi kelas tentang Vertical Rescue

Penyampaian materi ini tidak hanya sekedar tampilan PPT tetapi juga diselingi pemutaran beberapa video teknik evakuasi, praktek penggunanaan beberapa alat oleh bunda Imma dan mba Retno dan tanya jawab soal materi yang diberikan. Tiga peserta yang menjawab dengan benar berhak mendapatkan 1 Carabiner gantungan kunci.

Pengenalan penggunaan peralatan Vertical Rescue

Sebagian besar peralatan digelar di tandu basket baik peralatan naik, peralatan turun, peralatan perorangan, peralatan team maupun alat komunikasi. Sengaja kami berikan menyeluruh supaya mereka ada gambaran tentang Vertical Rescue.

Sebagian peralatan Vertical Rescue

Selesai pengenalan Vertical Rescue seluruh peserta dibawa ke jalan depan sekolah untuk memulai praktek. Karena peserta yang cukup banyak dan alokasi waktu hanya sampai jam 12.00 WIB maka setiap regu diminta perwakilan 2 orang untuk praktek.

Praktek pertama sebanyak 36 peserta dari 18 regu sudah siap untuk melakukan Rappelling dengan terlebih dahulu diberikan materi tentang Harness, baik yang terbuat dari webbing, Sit harness maupun Full body harness termasuk juga batasan-batasan penggunanaan masing-masing peralatan.

Membuat Sit harness dari Webbing

Satu persatu peserta mulai berani menuruni lantai dua menggunakan tali tersebut dibimbing oleh mas Umar dan mas Sobirin, sementara mas Rohmat dan mas Syarif bertugas sebagai belayer ( pengaman ).

Dua orang peserta  melaksnakan Rappelling

Sesi yang menegangkan adalah ketika peserta diyakinkan oleh team kami bahwa permainan ini aman apabila dilakukan dengan prosedur yang benar dengan latihan full belay dimana peserta pada saat berada ditengah-tengah ketinggian diminta melepaskan kedua tangan posisi tali Full Belay / Full break. Kombinasi antara belayer dan peserta akan menghasilkan posisi dan foto yang estetik, hee….

Praktek full belay/ Full break unruk menumbuhkan kepercayaan pada alat bagi peserta

Disisi lain diluar yang sedang Rappelling, peserta kami berikan edukasi tentang Suspension dimana teknik evakuasi ini sering digunakan untuk memindahkan / mengevakuasi antar gedung, antar tebing baik dengan ketinggian yang sama maupun berbeda elevasi.

Praktek instalasi Suspension

Masing -masing kelompok diberikan kesempatan untuk setting peralatan Suspension mulai dari cara setting Pulley double, setting tandu basket dan membuat tali transport  untuk menarik tandu baik dari titik rendah ke titik tinggi atau sebaliknya. Kami ajarkan juga membuat simpul kupu-kupu untuk titik tambat pada tandu juga untuk backup ke korban.

Instalasi tandu pada lintasan Suspension

Ini tentu belum cukup, karena masih ada satu lagi materi yang berhubungan dengan Suspension yaitu managment tandu untuk menjaga dan meastikan korban aman berada didalam tandu saat evakuasi yang kadang cukup ekstrim. Karena materi ini harus diketahui oleh semua peserta maka untuk management tandu kami tunda sampai semua peserta dijalur Rappelling selesai semuanya.

Mangement tandu untuk menjamin keamanan korban saat dievakuasi

Pada materi Rappelling ini juga diberikan praktek salah satu teknik evakuasi dengan cara gendong depan. Alhamdulillah satu team putra dan satu team putri berhasil mengevakuasi dengan lancar dibantu backup tali dari atas dan belayer dibawah. Ini tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka.

Evakuasi putra
Evakuasi putri dengan cara gendong depan

Kemudian semua peserta berkumpul di lintasan Suspension  untuk praktek evakusi dengan Suspension. Teknik pertama yang kami ajarkan adalah Suspension tanpa Rescuer artinya korban dievakuasi tanpa didampingi Rescuer.

Evakuasi dengan cara Suspension

Teknik kedua adalah Suspension dengan didampingi Rescuer. Karena melihat keseruan saat Rappelling beberapa peserta berebut untuk berperan sebagi korban untuk dievakuasi. Demikian juga Rescuer nya. Pokoknya kalau sudah kenal sekali pasti pengin nambah lagi, heee….

Teknik evakuasi Suspension dengan Rescuer

Bagaimana dengan evakuasi laka Sumur? Karena antusiasme peserta yang luar biasa waktu yang diberikan tidak cukup untuk materi tersebut sehingga akan dijadwalkan untuk latihan berikutnya.

Mau tahu hal yang istimewa kali ini?

Setelah selesai kegiatan, makan siang dan sholat Dhuhur kami diajak ngobrol panjang lebar tentang Vertical Rescue oleh pembina PMR yakni pak Robert, Bu Har dan bu Husna. Entah bagaimana ceritanya kok ceritanya bisa nyambung dengan buah CEMPEDAK , salah satu buah favorit yang banyak kami temui saat masih di Kalimantan.

Oleh-oleh tombo kangen

Lha anehnya ternyata di SMAN 1 Randublatung terdapat beberapa pohon yang sedang berbuah. Akhirnya kami dibawain 4 buah sebagai oleh-oleh.

Alamaaaakkk, benar-benar istimewa untuk ” Tombo Kangen” Lemah teles nggih…..

Sekolahan anda pengin kegiatan seru seperti ini? Silahkan kontak Cepu Adventure

 

 

 

 

 

Author

Write A Comment