Adalah mba Sundari yang dulu sering berlatih bersama Cepu Adventure yang menghubungi pakdhe Jon terkait keinginan adik-adik Pramuka Saka Bhayangkara Polsek Padangan untuk berlatih Rappelling di Basecamp Cepu Adventure. Kebetulan jadwal awal bulan Mei belum terlalu padat sehingga disepakati latihan pada hari Minggu tanggal 4 Mei 2025.
Kali ini team Cepu Adventure yang ready adalah mba Ima, mas Candra, mas Hadi, mas Syarif, mas Sobirin dan mba Khanza yang dibantu juga oleh mas Avin salah satu anggota Saka Wira Kartika yang pengin mendalami Vertical Rescue.
Tepat jam 07.45 WIB seluruh peserta sudah merapat di Basecamp. Yang bikin kaget ternyata pesertanya tidak hanya Saka Bhayangkara dari Polsek Padangan tetapi juga dari Polsek Tambak rejo dan Polsek Ngraho yang ketiga-tiganya berada diwilayah Polres Bojonegoro. Lintas Propinsi….? Iya memang lintas propinsi karena Basecamp kami terletak di Jawa Tengah paling Timur dan berbatasan dengan Padangan – Jawa Timur, heee…

Pemanasan dilakukan selama 10 menit dilakukan oleh semua peserta untuk menghindari cedera saat latihan. Demikian juga pengecekan peserta dilakukan untuk mengetahui apakah ada yang sakit, ada yang phobia maupun kendala lainnya.
Seperti biasanya kami dari Cepu Adventure sengaja tidak mensetting peralatan apapun sebelum peserta datang. Ini kami lakukan agar semua proses bisa diikuti oleh mereka dari yang paling dasar. Dimulai menurunkan tangga untuk akses ke lantai 2 kemudian membawa tali dan 2 box peralatan Mountaineering termasuk helm pengaman harus dibawa secara gotong royong ke lantai 3 tempat latihan dan bagaimana membuat Anchoring.

Setelah semua peralatan ready dilantai 3 maka semua peserta dikenalkan semua peralatan yang kami punya, spesifikasi peralatan, cara penggunaan dan safetynya. Ini penting dilakukan agar peserta semakin yakin bahwa semua peralatan telah tersertifikasi oleh badan terkait sehingga menambah kepercayaan bagi mereka.

Karena peserta yang cukup banyak maka kali ini dibuat 3 jalur untuk latihan Rappelling dan 1 jalur untuk melatih peserta yang Nervous saat menebing yang mengakibatkan Rappelling tidak jadi dilaksanakan. Dan itu hal yang wajar dan manusiawi ketika pertama kali diujung tebing melihat kebawah dengan ketinggian 10 meter pasti grogi. Tapi jangan khawatir Cepu Adventure biasa membuat mereka yang biasanya maju gemetar menjadi maju tak gentar.
Pemasangan peralatan Rappelling yang terdiri dari Webbing untuk Sit harness, Carabiner , Figure eight, Hand scone ( sarung tangan kulit ) dan helm pengaman dipandu langsung oleh semua team Cepu Adventure. Kali ini pakdhe Jon kebagian pengecekan semua peralatan sebelum mereka diturunkan dengan tali. Memang waktunya yang muda-muda yang berkarya, heee….

Tiga peserta yang pertama diturunkan semua tegang. Jalur 1 dipandu mba Ima dan mas Syarif jalur 2 dipandu mas Candra dan jalur 3 dipandu mas Nowohadi. Problemnya sama, nervous…. sementara peserta yang antri giliran dibelakangnya tak kalah tegang juga. Maklum baru pertama. Setelah jalur 2 sampai bawah barulah jalur 1 dan 3 mulai percaya diri untuk turun. Mau tau teknik menghilangkan Nervous untuk pemula.. ? Simak video berikut ini https://vt.tiktok.com/ZShatucpn/

Pada Rappelling sesi kedua pergerakan mulai lebih lancar. Beberapa peserta mulai berani membuat lompatan-lompatan kecil dibantu oleh belayer dibawah yaitu mas Sobirin, mba Khanza dan Avin. Sensasi Rappelling mulai bisa didapat oleh mereka sehingga begitu selesai sesi kedua langsung dilanjutkan sesi ketiga. Alhamdulillah pada sesi ketiga ini semua peserta sudah bisa menikmati Rappelling, terbukti lompatan mereka semakin jauh dan sudah rileks.

Setelah istirahat selama 15 menit, maka materi berikutnya adalah Heli Rappelling yaitu simulasi turun dari Helikopter menggunakan tali. Kalau pada Heli Rappelling sebenarnya tentu tidak memerlukan Belayer karena mereka sudah profesional. Karena semua peserta kali ini masih pemula maka tetap dibantu Belayer.

Setelah 2 kali mereka melaksanakan luncur Heli maka pada penurunan ketiga dipraktekkan Belayer menurunkan mereka tanpa mereka menyentuh tali ( simulasi kalau terjadi insiden ). Kali ini dipraktekkan langsung oleh pakdhe Jon sebagai belayer. Memang bisa….?? Tunggu video nya di Tiktok ya, heeeee….
Pada sesi terakhir kami praktekkan Under head atau turun menggunakan tali dengan kepala dibawah. Untuk materi ini harus di uji ketahanan mereka dijungkir selama 1 menit. Kalau tidak pusing barulah kami berani mangajarinya. Dipraktekkan oleh 2 Srikandi Cepu Adventure yaitu mba Ima dan mba Khanza materi ini cukup menegangkan. Alhamdulillah 2 peserta laki-laki akhirnya sukses Under head, sedangkan peserta lainnya belum kebagian karena waktu sudah adzan Dhuhur.

Jangan khawatir, Cepu Adventure siap membantu anda berlatih mountaineering maupun materi Vertical Rescue. Karena ilmu harus dibagikan supaya manfaatnya bisa dinikmati oleh orang banyak….