Kali ini angkatan 4 dan 5 dari Saka Wira Kartika Cepu yang berlatih di Basecamp Cepu Adventure pada hari Minggu tanggal 9 Februari 2025 setelah minggu sebelumnya mendapatkan teori dasar Mountaineering dari para Pamong Saka yaitu bapak Serka Purwanto dan bapak Serka Iswahyudi di Koramil Cepu dibantu oleh Dewan Saka.

Sebagai salah satu Krida yang ada di Saka tersebut, Mountaineering adalah materi yang wajib dikuasai oleh anggota Saka. Mungkin anda bertanya kenapa materinya mountaineering tapi isinya turun tebing ( Rappelling )?

Tidak kawan. Mountainnering itu luas, semua kegiatan yang berhubungan dengan Gunung baik pada saat naik maupun turun boleh disebut mountaineering. Termasuk salah satu materi didalamnya adalah Rappelling ( menuruni tebing dengan tali ). Berbeda dengan kegiatan di perkotaan yang hanya memerlukan alat transportasi berupa sepeda, sepeda motor maupun mobil, di gunung transportasi tersebut tidak memungkinkan dipergunakan, tetapi tali menjadi bagian yang sangat penting didalamnya.

Karena medan yang berbeda tersebut maka teknik naik dan turun tebing perlu diajarkan karena beberapa gunung di Indonesia memang memiliki kontur yang hanya bisa dilalui dengan tali. Di gunung Merbabu ada lintasan yang perlu menggunakan tali, di Gunung Sumbing menjelang puncak Sejati juga ada trek yang harus menggunakan tali apalagi gunung Raung wooow terkenal medannya yang ekstrim. Apalagi kalau anda bercita-cita mendaki gunung es, pastilah ilmu ini mutlak dimiliki dan sangat bermanfaat.

Apakah cukup naik turun tebing yang dipelajari di materi Mountaineering? Tentu saja tidak, ada materi Kompas dan peta ( Navigasi Darat ), Survival dalam keadaan darurat, materi teknik dan management pendakian, termasuk juga materi SOS apabila kita perlu meminta bantuan karena sesuatu hal dan tentu materi mountain Rescue yang didalamnya pasti terdapat ilmu Vertical Rescue dimana penguasaan kegiatan menggunakan tali mutlak dikuasai.

Kali ini angkatan 4 dan angkatan 5 yang berlatih di Base camp Cepu Adventure. Angkatan 4 karena sebelumnya sudah pernah belajar Rappelling dan Heli Rappelling pada tahun lalu maka materinya kita tambahkan teknik Prusiking dan teknik Belay ( menjadi belayer Rappelling ) sedangkan adik-adiknya angkatan 5 belajar membuat Sit harness menggunakan Webbing, Rappelling dan Heli Rappelling.

Jam 07.45 semua peserta sudah nyampai di Base camp langsung pemanasan yang dipimpin langsung oleh bapak Serka Purwanto sekaligus diberi bonus Push up 20 x agar tangan menjadi kuat.

Push up untuk menguatkan otot tangan

Dalam pembukaannya bapak Serka Purwanto meminta agar semua peserta jangan merasa takut yang berlebihan karena nanti latihan tidak bisa jalan dan jangan terlalu berani karena akan mengurangi kewaspadaan. Dan ikuti semua petunjuk dari para Instruktur dari Cepu Adventure.

Pengarahan sebelum latihan

Kali ini kami membuat 3 lintasan untuk latihan , 2 lintasan Rappelling untuk adik2 pemula dari angkatan 5 dan 1 lintasan untuk praktek Prusiking untuk adik-adik angkatan 4. Rappelling dan heli Rappelling dibimbing oleh mas Umar dan mas Candra dibantu mba Ima dan mba Fitri dibawah pengawasan bapak Serka Purwanto dan Serka Iswahyudi.

Kolaborasi Koramil Cepu dan Cepu Adventure

Sedangkan pakdhe membimbing angkatan 4 untuk berlatih jadi Belayer dan memanjat tali menggunakan tali dengan teknik Prusiking.

Belajar teknik Prusiking

Beberapa peserta kelihatan ragu pada awalnya, tetapi setelah 2 kali turun malah ketagihan, heee…

Akhirnya ketagihan ( naik lagi untuk mengulang Rappelling )

Sedangkan yang berlatih prusik dimulai dari cara menggunakan Sit harness, membuat simpul prusik, cara kerjanya dan teknik naiknya. Beberapa peserta masih kelihatan tegang dan belum rileks saat naik menggunakan prusik sehingga perjalanan belum lancar. Tapi semangat mereka untuk bisa sampai atas patut diacungi jempol walaupun beberapa peserta lecet tanganya.

Mulai menikmati teknik prusiking

Diakhir sessi diberikan simulasi evakuasi korban dengan cara gendong depan, management tandu ( kali ini menggunakan tandu spinal ) dilanjutkan dengan praktek evakuasi menggunakan tandu dengan 2 orang Rescuer. Ini perlu diajarkan karena kondisi darurat tidak ada dalam kalender dan kalau ada keadaan darurat kita tidak menjadi penonton, tetapi bisa membantu menyelamatkan orang lain.

Belajar evakuasi gendong depan
Praktek Evakuasi dengan tandu spinal

Mau tau yang istimewa pada latihan kali ini? Ada 2 orang anak kecil yang ikut berlatih Rappelling di Cepu Adventure yaitu putra dari Serka Iswahyudi dan putra mas Candra ( Cepu Adventure ) yang didampingi oleh mba Khanza. Judulnya melatih keberanian sejak dini, heeeee….

Putra Serka Iswahyudi belajar turun dari ketinggian didampingi mba Khanza

Salam Pramuka….

Author

Write A Comment