Untuk kedua kalinya Yayasan Bahrul -Ulum Buluh-Madiun mengundang Cepu Adventure untuk membuat keseruan dalam acara Outbound tahunan. Kalau tahun sebelumnya peserta hanya dari Madrasah Ibtidaiyah ( MI ) untuk kali ini justru paket lengkap mulai dari Day care, PAUD, TK, dan MI. Pelaksanaanyapun dibagi dua hari, hari pertama untuk Day care, PAUD , TK dan kelas 1 sampai kelas 3 MI dan hari kedua untuk kelas 4-6 MI.

Lokasi outbound pun berpindah tempat. Kalau sebelumnya di lapangan Krandegan kali ini dilaksanakan dilapangan Beran -Dolopo, Madiun. Yang jadi tantangan bagi kami team Cepu Adventure adalah lokasi ini belum pernah kami survey sebelumnya. Hanya berdasarkan video call dengan pak Muhammad Zaim, MA selaku kepala MI dengan Cepu Adventure ketika beliau sedang olah raga di lapangan tersebut. Bismillah aja, alhamdulillah ada 2 pohon sawit yang cukup tinggi untuk membuat lintasan Flying fox, sedangkan jembatan 2 dan 3 tali cukup banyak pohon tersedia.

Setelah prepare di Basecamp Cepu Adventure, 3 armada meluncur ke Madiun pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2026 dengan kekuatan personil sebanyak 19 orang. Sengaja kami tambah personil karena jumlah peserta yang 150 an di hari pertama dan 100 an di hari kedua yang memerlukan mobilisasi dengan cepat karena siangnya ada materi edukasi dari teman-teman Damkar kabupaten Madiun.

Sampai lokasi jam 16.30 WIB kami langsung prepare untuk kegiatan besoknya. Kali ini fokus pembuatan jembatan 3 tali dan Flying fox. Walaupun kondisi hujan alhamdulillah team tetap bekerja dengan semangat. Tepat adzan magrib instalasi jembatan 3 tali selesai dilanjutkan dengan instalasi lintasan Flying fox yang kebetulan harus menunggu latihan sepak bola selesai.

Selesai sholat Magrib 3 susun Scavolding kami dirikan di sisi selatan dekat gawang menyesuaikan dengan tinggi kelapa sawit untuk tambatan awal, sedangkan titik pendaratan berada di sisi barat yang juga menggunakan kelapa sawit untuk tambat akhir. Karena diameter pohon yang cukup besar maka jalur flying fox kita buat sejajar, bukan atas bawah seperti selama ini.

Memanfaatkan Sawit untuk tambatan awal dan akhir Flying fox

Jam 05.30 WIB kami berangkat ke lokasi dari sekolah dimana kami disiapkan 2 ruangan kelas yang cukup besar untuk kami menginap. Sampai lokasi langsung setting belay pengaman untuk naik tangga, belay Flying fox dan belay jembatan 3 tali. Karena ada permainan di ketinggian maka belay pengaman mutlak harus ada termasuk tenaga Belayernya.

Jam 06.30 WIB sebagian besar peserta sudah hadir dengan diantar orang tuanya masing-masing dan guru-gurunya sibuk mempersiapkan upacara pembukaan dan  mengatur barisan anak-anak. Alhamulillah jam 07.00 WIB acara bisa dimulai.

Foto bersama hari pertama

Dalam sambutan pembukaanya bapak Muhammad Zaim mengatakan bahwa kegiatan rutin ini digelar untuk menumbuhkan rasa percaya diri, disiplin, keberanian dan tanggung jawab baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Senam bersama adalah kegiatan pertama setelah berdoa. Seperti biasa senam ini dipimpin oleh bunda Imma dan dibantu semua team Cepu Adventure untuk menghindarkan peserta dari cedera saat bermain game maupun highrope.

Senam bersama

Kegiatan berikutnya adalah pembagian kelompok menjadi 5 dan masing-masing kelompok dikawal oleh 1 anggota Cepu Adventure. Kegiatanpun dibagi per pos untuk efektivitas waktu karena siangnya harus berbagi jadwal dengan teman-teman dari Damkar. Kebetulan juga arenanya sangat luas sehingga pembagian lokasi pos pun sangat mungkin dilakukan.

Game pertama yang dilakukan oleh kelompok 1 yakni Balancing dimana peserta yang masih bocil-bocil itu diminta berjalan dengan menggunakan topi berupa Cone yang tidak boleh jatuh selama perjalanan untuk melatih konsentrasi peserta.

Balancing PAUD
Permainan Balancing untuk MI kelas 1-3

Spongebob squeeze adalah permainan berikutnya yang mengharuskan seluruh team bermain secara beregu untuk memindahkan air dengan menggunakan media sponge kemudian secara estafet diserahkan ke anggota yang paling belakang untuk diperas dan dimasukkan kedalam botol. Kerjasama dan kecepatan adalah target dari permainan ini.

Transfer air menggunakan Sponge

Sebagai game ketiga adalah estafet bangun datar dimana semua peserta secara beregu diminta memindahkan bangun datar dengan cara dijepit. Walaupun kelihatan sederhana tapi bagi anak-anak game ini memerlukan konsentrasi dan ketelitian yang luar biasa.

Bangun datar

Untuk mengisi jeda waktu untuk bergeser ke permainan berikutnya anak-anak ini juga diberikan game oleh team pendamping masing-masing.

Bagaimana dengan game hari kedua?

Karena pesertanya kelas 4-6 yang notabene mereka pernah ikut outbound sebelumnya maka permainan dirubah total biar tidak bosan. Yang awalnya ditargetkan 4 game ternyata harus nambah sampai 7 game di hari pertama dan 2 game di hari kedua. Tapi nggak usah khawatir, Cepu Adventure punya stock game yang cukup melimpah, heee….

Game transfer air menggunakan pipa, menyusun Piramid dengan formula tertentu , Sumpit bola yakni memindahkan bola dengan sumpit/ sedotan yang memerlukan konsentrasi dan kerjasama yang prima antar peserta dan ada juga game Ekspedisi dimana peserta diminta mengantar paket  berupa bola yang ditaruh diatas kertas. Tentu ini juga mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Tapi percayalah semua game yang kami sajikan adalah dalam rangka melatih otak kanan dan otak kiri, konsentrasi, kerjasama dan kecepatan berfikir.

Membangun Piramid dengan pola tertentu
Permainan Sumpit bola

Lha, gimana keseruan Highrope? Spill dong….

Hari pertama anak-anak Day care , Paud dan MI kelas 1-3 harus melewati 2 high rope yakni jembatan 3 tali dan Flying fox.

Diawali dengan pemasangan tali tubuh, Carabiner dan helm pengaman sebagai perlatan standar, semua peserta diberikan motivasi agar berani menaiki jembatan 3 tali. Alhamdulillah semua mau antri dengan tertib.

Pemasangan tali tubuh dan pengaman lainnya

Yang diluar prediksi kami adalah semua peserta baik dari tingkatan Day care, PAUD, dan MI kelas 1-3 bisa melalui jembatan 3 tali dengan lancar walaupun ketika salah satu peserta ditanyain kesannya jawabnya Asyik tapi serem, haaa…..

Jembatan 3 tali
Siswi PAUD sedang melintasi jembatan 3 tali

Untuk Flying fox antrian juga berjalan lancar. Dari kuesioner yang dibagikan ternyata Flying fox masih manjadi permainan favorit. Dengan panjang lintasan sekitar 40 meter tentu akan menjadi ujian adrenalin bagi anak-anak.

Permainan favorit anak-anak, Flying fox

Bahkan untuk memberikan motivasi bagi peserta Kepala sekolah dan guru-guru juga ikut merasakan sensasi Flying fox. Ini dimaksudkan agar cerita antara guru dan murid bisa nyambung.

Kepala Sekolah sedang memberikan motivasi dengan mencoba langsung Flying fox
Guru-guru juga ikut merasakan sensasi flying fox

Bagaimana highrope hari kedua?

Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman bagi mereka yang sudah duduk di kelas 4- 6 kali ini pemasangan peralatan dilakukan secara masal dengan teknik edukasi yang dibimbing oleh team Cepu Adventure. Kami memang menyiapkan 30 set peralatan sehingga mobilisasi peralatan untuk peserta menjadi cukup.

Edukasi pemasangan peralatan safety perorangan

Tapi jangan khawatir, setelah 30 peserta selesai memasang peralatan safety perorangan dilakukan final check oleh team Cepu Adventure sebelum mereka melakukan High rope untuk memastikan semua peralatan sudah terpasang dengan benar dan aman.

Final check untuk memastikan semua berjalan aman

Karena usianya yang lebih dewasa dari hari pertama , maka jembatan 3 tali kami ganti dengan jembatan 2 tali agar sensasinya lebih terasa menantang. Alhamdulillah semua bisa melewati dengan lancar sebelum mereka melaksanakan Flying fox.

Melintasi jembatan 2 tali

Flying fox sebagai kahir permainan selesai jam 10.15 WIB dimana disisi timur lapangan teman-teman DAMKAR kabupaten Madiun juga memberikan materi Edukasi.

Edukasi memadamkan api dengan karung basah

Pengenalan tugas Damkar, teknik memadamkan tabung gas yang bocor serta latihan memadamkan api kecil dengan menggunakan karung basah menjadi materi berikutnya. Dan yang paling heboh ketika mereka diberikan materi memadamkan api dengan mobil pemadam sekaligus bermain basah-basahan.

Bermain basah-basahan yang sangat menyenangkan

Memang keren Sekolahan ini, bisa memadukan kegiatan Outing kelas dengan Outbound dan edukasi Damkar dalam satu waktu, kamipun merasakan sambutan yang hangat luar biasa di kegiatan ini maupun kegiatan sebelumnya. Jempol deh pokoke….

Kolaborasi team Outbound dan dewan guru yang sangat solid dan kompak

Apa yang paling berkesan di kegiatan ini ?

Tak kandani yo….., pada saat pakdhe memasang tali tubuh ke peserta hari pertama ada salah satu bocil yang memegang rambut pakdhe sambil bilang: ” mbah kok rambutnya putih, berarti sudah tua…. “.

Alamaaaakkkk… jujur tenan kowe le , haaaaa……

 

 

 

 

 

 

 

Author

Write A Comment