Adalah mba Nissa Nadia yang awalnya menghubungi Cepu Adventure. Beliau ini salah satu ustadzah di SDIT AN NUUR Purwosari yang kebetulan sebelumnya pernah mengikuti Diklat SAR di gua Terawang-Blora pada saat yang bersangkutan masih kuliah di IAI Al-Muhammad Cepu yang waktu itu Cepu Adventure diundang sebagai pemateri Vertical Rescue selama 3 hari.

Karena jarak antara Basecamp Cepu Adventure dan SDIT hanya sekitar 10 km maka disepakati jadwal survey lokasi pada hari Senin tanggal 9 Desember 2024 dengan peserta sekitar 126 putra dan putri.

Senin siang sekitar jam 10.00 WIB Pakdhe dan mas Sobirin meluncur ke lokasi untuk survey sekaligus berbincang lebih jauh terkait rencana Outbound. Terdapat lapangan bola disamping sekolahan yang memungkinkan untuk dipakai game. Sedangkan untuk flying fox sengaja kami pilih sisi belakang gedung sekolah dan tempat landingnya di pohon jati di pinggir jalan samping lapangan agar lintasannya lumayan panjang sehingga bisa meningkatkan adrenalin bagi peserta.

Jembatan dua tali ( Two line bridge ) juga kami siapkan dipinggir jalan depan lapangan sehingga tidak menganggu lalu lintas dan perputaran peserta lebih simple. Kebetulan berjajar pohon jati dipinggir jalan tersebut sehingga sangat mudah bagi kami untuk memilih lokasi jembatan yang tentunya tinggi dan panjang lintasanya disesuaikan dengan umur peserta.

Sesuai kesepakatan dengan pihak sekolah Outbound dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 17 Desember 2024 mulai jam 07.30. Team Outbound sudah prepare peralatan dan permainan 2 hari sebelumnya sehingga pada hari H tinggal diangkut menggunakan “Kebo Ireng” armada andalan Cepu Adventure.

Kebo Ireng, armada andalan Cepu Adventure

Jam 06.00 WIB semua team sudah lengkap berkumpul di Basecamp dan langsung berangkat ke lokasi.  Kami berbagi team, untuk game team dipimpin oleh mba Ima dengan dibantu mba Fitri dan mba Khanza, sedangkan team laki-laki fokus installasi Flying fox dan Jembatan Dua Tali sekaligus tangga tali untuk naik dan untuk turun.

Tepat jam 07.30 semua persiapan sudah ready, peserta dan semua ustad- ustadzah juga sudah siap di lapangan. Dibuka oleh bapak Kepala Sekolah acara dilanjutkan dengan berdoa bersama, senam pemanasan dan pembagian regu sekaligus pemasangan pita regu yang dibantu oleh ustadz- ustadzah nya. Kali ini kelompok putri langsung bermain game dengan mba Ima sedangkan peserta putra langsung persiapan High rope.

Keseruan game bersama Cepu Adventure

Beberapa game kami mainkan kali ini diantaranya Terowongan Mina, Gurita balap, Benang kusut dan Worm. Karena waktu yang masih cukup longgar game cadangan juga kami mainkan. Alhamdulillah cuaca hari itu cukup cerah setelah 2 hari berturut-turut diguyur hujan.

Game WORM bagi peserta kelompok putri

Disisi lain peserta laki-laki berbaris antri untuk pemasangan peralatan safety sebelum melakukan kegiatan High rope. Breafing terkait cara bermain dengan aman dan nyaman juga kami berlakukan sebagai SOP standart sebelum melakukan kegiatan diketinggian.

Memastikan semua perlatan safety terpasang dengan benar
Team Cepu Adventure memasang Webbing peserta untuk memastikan keamanan peserta
Ustadzah Nissa membantu memasang peralatan safety peserta

Yang istimewa kali ini mba Nissa juga ikut membantu memasang Webbing, carabiner dan helm peserta sebagai nostalgia kegiatan Vertical Rescue-nya.

Selesai memasang peralatan safety maka satu persatu peserta mulai menaiki tangga tali untuk selanjutnya melintasi jembatan 2 tali yang di belay oleh bang Udin. Beberapa peserta yang berbadan gendut kelihatan ngos-ngosan menaiki tangga tali. Ada juga yang berjalan gemetar saat melintasi jembatan 2 tali. Tapi nggak usah khawatir, Cepu Adventure biasa membuat ” maju gemetar” menjadi “maju tak gentar ” heeee….

Setelah dag-dig-dug sedikit berkurang maka peserta harus naik ke lantai 2 untuk persiapan flying fox yang dikomando oleh mas Armanto beserta team dan di belay oleh mas Sobirin. Beberapa guru juga sibuk mengabadikan saat mereka meluncur sebagai eviden kegiatan.

Flying fox, permainan yang selalu dinanti-nantikan peserta

Saat pergantian sesi yaitu putra bermain game dan putri bermain High rope kebetulan cuaca sangat panas. Beberapa game dipindahkan oleh mas Rohmat dan mas Candra di lapangan sisi selatan yang agak teduh supaya tenaga peserta tidak terkuras. Kebalikan dengan itu team putri yang kebetulan persiapan High rope mendapat tempat yang teduh dipinggir jalan karena banyak pohon jati yang berukuran cukup besar.

Flying fox putra

Anak-anak putri memang memerlukan waktu yang lebih panjang untuk melaksanakan kegiatan di ketinggian karena memang secara psikis dan mental beda dengan anak laki-laki yang lebih berani. Hal itu bukan masalah bagi kami team Cepu Adventure, karena disamping teknis kami juga memiliki pengalaman untuk memotivasi peserta.

Angkat jempol setelah mendarat dengan mulus

Beberapa anak putri tidak berhasil naik ke tangga tali tetapi dengan bantuan team akhirnya sampai atas dan bisa melewati jembatan dua tali walaupun dengan deg-degan.  Beberapa guru juga sempat khawatir anak-anak tidak berani naik. Tapi karena melihat temannya bisa dan ditambah dengan motivasi guru dan team akhirnya mereka jadi berani. Insya Allah ini akan menjadi hal yang tak terlupakan bagi mereka.

Menaiki tangga tali sebelum melintasi Jembatan Dua Tali

Tepat selesai adzan Dhuhur kegiatan selesai diakhiri dengan foto bareng peserta di Serambi kelas. Kesan dari beberapa peserta adalah: senang, deg-degan dan kepingin lagi. Kalau yang terakhir ini adalah bonus kegiatan High rope. Ketika awalnya takut dan gemetar tapi setelah bisa merasakan sensasinya pasti kepingin lagi….

Melintasi Jembatan Dua Tali dibidik dari lobang paranet

Bagaimana dengan kesan ustadz dan – ustadzahnya? Hasil fedback yang kami dapat dari Kuesioner yang kirim lewat Grup WA : Seru, menegangkan dan kepingin diadakan lagi. Apalagi mereka juga kami berikan kesempatan untuk menjajal semua permainan, sehingga sensasi dan suasananya bisa didapat.

Salah seorang Ustadz memotivasi peserta dengan Flying fox gaya terbang
Foto bersama

Kalau saran dari mereka ini yang terbilang menarik, agar mba Nissa Nadia dimasukkan team Cepu Adventure. Memang boleh… ? Boleh aja asal TENANAN, heeee…..

 

Author

Write A Comment