Kegiatan diluar ruangan seperti outbound memang nagih, apalagi untuk anak-anak. Demikian juga bagi anak-anak KB dan TKIT Mutiara Insan Cepu yang pada hari Kamis tanggal 22 Januari 2026 di lapangan Soos. Salah satu sekolah favorit yang beralamat di Gang 5 no 21 Cepu ini memang variatif sekali kegiatanya ditunjang dengan guru-gurunya yang rata-rata berusia muda dan energik.

Kali ini adalah outbound kedua sekolah tersebut menggandeng Cepu Adventure untuk memberikan pengalaman yang berbeda pada anak-anak. Menggunakan lapangan parkir Soos yang cukup luas dan bersih tentu menjadi alasan tersendiri bagi sekolah untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Hari Rabu tanggal 21 Januari 2026 jam 14.00 kami mulai prepare dengan menginstalasi Highrope yang terdiri dari Jembatan 3 tali dan Flying fox. Memanfaatkan pohon- pohon besar yang ada di lapangan sisi utara kami tidak kesulitan untuk mencari tambatan /Anchoring maupun untuk back up nya. Jam 16.30 WIB alhamdulillah flying fox dan jembatan 3 tali ( V bridge ) selesai.

Prepare Jembatan 3 tali

Hari -H kami team Outbound Cepu Adventure berangkat dari basecamp jam 06.30 WIB dan langsung menyiapkan peralatan penunjang untuk flying fox dan jembatan 3 tali termasuk menyiapkan belay pengaman. Karena bermain di ketinggian mutlak harus dengan belay pengaman untuk menghindari hal- hal yang tidak kita inginkan.

Jam 07.00 WIB beberapa siswa sudah datang diantar oleh orang tua masing-masing. Beberapa menit kemudian disusul oleh para ustadzah dan team dari sekolah juga sudah hadir dan langsung mengatur murid-muridnya.

Pembukaan, berdoa dan pemanasan dihandle langsung oleh para ustadzah dan dilanjutkan perkenalan anggota team outbound yang dipandu oleh bunda Imma agar anak-anak nanti tidak kesulitan berkomunikasi dengan team yang akan membimbing mereka.

Untuk pemanasan sekaligus menghindari cidera saat bermain baik game maupun highrope senam dengan diiringi lagu-lagu daerah langsung dipimpin oleh bunda Imma sedangkan seluruh team berada ditengah-tengah peserta untuk ikut bergerak bersama-sama sekaligus memotivasi mereka.

Setelah pemanasan dirasa cukup maka dilanjutkan pembagian kelompok yang dipandu oleh ustadzah masing-masing. Kelompok Bermain ( KB ) melakukan high rope terlebih dahulu sedangkan TK A dan TK B mengikuti semua game yang kami siapkan dengan penuh semangat. Dirancang sedemikian rupa supaya alokasi waktu menjadi efektif.

Satu persatu anak-anak KB mulai  dipasangi berbagai peralatan keselamatan diri yang terdiri dari helm, tali tubuh dan Carabiner. Kali ini yang bertugas adalah mas Roziq , mas Aqwam dan Pakdhe. Kami sengaja mengajak ngobrol ringan dengan mereka saat memasang peralatan agar mereka rileks dan tidak nervous duluan.

Pemasangan alat keselamatan diri

Setelah pemasangan selesai mereka diantar oleh ustadzahnya untuk menuju tempat latihan mental dan keberanian yang pertama yaitu jembatan 3 tali / V- bridge yang dipandu Pak El dan mas Hadi. Sebagian berani melintasi jembatan dengan ketinggian 1.5 m tersebut, tetapi ada dua anak yang menangis takut pada saat mengantri. Setelah dirayu dan disemangati oleh pak El dan mas Hadi akhirnya mau naik jembatan. Eeee… ketika sudah naik jembatan malah ketawa-ketawa, heeee…..

Melintasi jembatan 3 tali

Disisi lain anak-anak TK mulai bermain game dengan riang. Game Ekspedisi diberikan sebagai simulasi pekerjaan orang dewasa dalam pengantaran paket. Kali ini paket berbentuk bola yang ditaruh diatas kertas kemudian diantar sampai ke keranjang.

Game ekspedisi

Ada juga game transfer uang dimana peserta diminta memindahkan uang mainan dengan cara dijepit. Kali ini supaya peserta anteng dan tidak lari kesana kemari ( karena memang umur bermain ) maka permainan dilakukan sambil duduk. Tapi jangan salah, salah satu dari mereka justru minta gendong bunda Imma, heee…

Game transfer uang, ya game ya momong…

Bagaimana keseruan permainan Flying fox ? Sebagai permainan favorit dalam kegiatan tentu tetap rame dan seru. Hebatnya walaupun masih kecil-kecil mereka bisa dan mau antri dengan disiplin.

Belajar antri sejak usia dini

Ada salah satu anak yang ketika menaiki tangga menuju tempat peluncuran awalnya berjalan sangat cepat. Eee.. sampai ditengah kakinya gemetaran dan bilang sama bu Har selaku belayer ” Bu kakiku digigiti semut.. “. Padahal sama sekali nggak ada semut, hanya karena nervous aja, tapi alhamdulillah berkat motivasi dari team akhirnya berani dan turun dengan lancar.

Flying fox TK

Ada lagi peserta yang ketika sampai tempat peluncuran justru menagis sejadi jadinya karena takut dan memegang erat tubuh mas Umar selaku launcher Flying fox. Berbagai usaha sudah dilakukan tetapi tetap saja sang anak nggak mau turun, baik melalui jalur flying fox maupun turun melalui tangga. Akhirnya kami coba tali belay ditarik lurus kebawah persis didepannya, eee… alhamdulillah meu turun. Ketika sudah merasakan aman dan nyaman dia berkomentar : ” Ternyata enak “. Haaaa…. seninya bermain sama anak-anak.

Solusi phobia ketinggian

Apa yang istimewa pada outbound kali ini?

Salah satu peserta yang sudah Flying fox dan ketika peralatannya pakdhe buka justru dia minta gendong manja, Jadinya ya seperti ini, heeee…..

Minta gendong setelah Flying fox

Sekolah kalian mau merasakan keseruan yang sama? Yuk silahkan kontak team Outbound Cepu adventure….

 

 

 

 

 

Author

Write A Comment