Sebanyak 94 siswa gabungan dari KB, PAUD dan TKIT Mutiara Insan 2 Sambong “tumplek bleg ” di lapangan Soos Sasono Suko untuk mengikuti outbound bersama Cepu Adventure. Sengaja tempat ini dipilih karena Mutiara Insan Cepu juga outbound ditempat yang sama minggu sebelumnya.
Adalah ustadzah Pipit kami memanggilnya yang kebetulan rumahnya hanya berselang 2 rumah dari rumah mertua pakdhe di Batokan yang kali ini mengundang pakdhe dan team Cepu Adventure untuk mengajak murid-muridnya bermain dan berseru-seruan bersama Cepu Adventure.
Hari Selasa 27 Januari 2026 jam 14.00 kami prepare dilokasi. Karena sebelumnya sudah pernah menggunakan area tersebut maka kali ini prepare bisa lebih cepat. Mas Sobirin, mas Umar dan pak Mul prepare pendirian Scavolding untuk tempat peluncuran Flying fox sedangkan mas Hadi, mas Rohmat, pak El, bu Har dan mas Aqwam menyiapkan jembatan 3 tali sekaligus line belay nya.

Hari Rabu tanggal 28 Januari adalah hari-hari yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak walaupun menurut info dari ustadzah Pipit sehari sebelumnya ada satu anak yang sudah duluan diantar orang tuanya untuk outbound. Ternyata karena salah tanggal. Alamaaakkkk….
Jam 06.45 WIB kami sudah tiba dilokasi dan langsung mensetting flying fox dan belay untuk naik ke tempat peluncuran dan belay untuk jembatan 3 tali sebagai persyaratan standar untuk bermain diketinggian. Karena safaty tidak boleh dan tidak untuk ditawar tetapi untuk dilaksanakan.
Jam 07.00 WIB lapangan mulai rame dengan kedatangan bocil-bocil itu diantar oleh orang tua masing-masing. Mereka langsung berhambur memegang dan menarik tali belay Flying fox karena pasti menjadi hal baru bagi mereka. Tapi nggak usah khawatir, sebentar kemudian mereka langsung dikumpulkan oleh ustadzah-ustadzahnya sesuai dengan kelas masing-masing.

Setelah berbaris rapi acara dimulai dengan berdoa bersama-sama untuk memohon keselamatan, kelancaran dan dijauhkan dari segala bala’ dan musibah. Kemudian bunda Imma memperkenalkan seluruh anggota team Cepu Adventure satu persatu agar nantinya mereka tidak kagok saat dipandu.
Untuk melemaskan urat dan sendi peserta sebelum mengikuti kegiatan, senam bersama dengan irama lagu-lagu daerah menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak. Seperti biasa bunda Imma langsung memimpin senam ini dibantu oleh seluruh team outbound Cepu Adventure kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta, dewan guru dan seluruh team Outbound Vepu Adventure.

Untuk memudahkan dan efektivitas kegiatan maka pelaksanaan outbound dibuat paralel. Kali ini kelas KB melaksanakan highrope duluan sementara diwaktu bersamaan kelas TK melaksanakan kegiatan game yang menarik dengan tetap didampingi oleh ustadzah masing-masing.
Game yang pertama adalah keranjang sampah dimana peserta diminta memasukkan sampah berupa bola yang disebar sebanyak mungkin dan dimasukkan kedalam keranjang sampah. Game ini bertujuan untuk membiasakan anak membuang sampah pada tempatnya.

Game kedua yang kami sajikan adalah Zigzag Cone dimana peserta diminta berlari zigzag diantara Cone yang disusun berbanjar lurus dan setelah sampai ujung peserta diminta mengambil bola untuk dimasukkan kedalam keranjang dengan cara dilempar. Ini penting untuk melatih motorik dan konsentrasi anak.
Sederhana tapi perlu ketelitian dan kesabaran adalah game ketiga yaitu melipat kain. Semua peserta secara perorangan diminta berlari dan mengambil 1 gulungan kain untuk kemudian dilipat dengan rapi.

Sebagai game terakhir adalah Jemuran berharga dimana seluruh peserta secara urut diminta untuk mengambil uang mainan kemudian digantung ditali dengan cara menjepitnya. Bagi kita orang dewasa mungkin ini hal yang sangat mudah, tapi tidak dengan anak-anak.

Bagaimana keseruan Highrope nya?
Sebelum peserta melakukan kegiatan highrope terlebih dulu dipasang harness dari Webbing, dipasang Carabiner dan kemudian dipasang helm sebagai pengaman kepala. Sengaja kami ajak mereka bercerita ketika pemasangan Webbing supaya mereka tidak tegang. Yang menarik, ketika pakdhe nanya ke salah satu peserta tentang alamat rumahnya maka 10 anak dibelakangnya tanpa disuruh langsung menyebut alamat masing-masing. Indahnya bermain sama anak-anak, heee…..

Setelah alat pelindung diri ( APD ) semua terpasang lengkap maka dimulai antrian untuk melewati jembatan 3 tali yang dipandu oleh pak El dan mas Hadi. Satu persatu peserta melewati dengan tenang walaupun beberapa anak kelihatan masih grogi. Bahkan salah satu anak menangis ketika mulai menapak di jembatan 3 tali hingga akhirnya sampai ke ujung. Nangisnya berhenti ? Tidak, nangisnya jalan terus sambil kakinya tetap berjalan, haaaaa…


Selesai melewai jembatan 3 tali peserta langsung diarahkan oleh ustadzahnya untuk menuju tempat Flying fox yang di belay oleh bu Har dan diluncurkan oleh mas Sobirin. Alhamdulillah satu persatu peserta berani meluncur dari ketinggian 5 meter dengan jarak luncuran 40 m itu. Menegangkan tapi asyik…

Sesi terakhir adalah jatahnya para ustadzah untuk mencoba Flying fox. Alhamdulillah sebagian besar ustadzah ikut mencoba keseruan Flying fox yang sudah kami siapkan dan kami test sehari sebelumnya.

Yang menarik pada outbound kali ini ?
Salah satu peserta yang pada awalnya diperkirakan tidak berani High rope justru ternyata berani mengulang sampai 3 kali. Bahkan ketika ayahnya mengembalikan helm yang dia pakai untuk menyudahi keinginan dia untuk terus flying fox anak ini lari mendekati pakdhe dan langsung mengambil lagi 1 helm kemudian antri lagi untuk flying fox.

Bocah memang misterius sekaligus menggelikan, heee…..
Ada yang pengin keseruan serupa? Silahkan undang kami team Outbound Cepu Adventure. Anda tentukan tempatnya, kami survey dan langsung…. go…..