Ya, kali ini team Outbound Cepu Adventure harus kembali menyeberang ke kabupaten sebelah ( MADIUN) untuk berbagi keceriaan dengan anak-anak MI Plus Bahrul Ulum Buluh.

Memilih tempat  di lapangan desa Krandegan kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun yang cukup luas dan asri, outbound ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 16 Nopember 2024 mulai jam 07.00 WIB dengan peserta sebanyak 135 anak dari kelas 1 sampai kelas 4 dan didampingi guru-gurunya tentunya.

Jumat sore jam 16.00 WIB kami sampai di lokasi langsung prepare  permainan highrope soalnya outbound kali ini benar-benar tanpa survey lokasi. Hanya Video call di lokasi kemudian kami pandu untuk menetapkan lokasi peluncuran, lokasi mendarat, lokasi jembatan 2 tali dan lokasi pembukaan beserta game nya.

Alhamdulillah malam sekitar jam 20.00 WIB jembatan 2 tali selesai sedangkan lintasan flying fox baru terpasang pada tower air, sebenarnya  kami mau melanjutkan untuk sekalian pasang titik pendaratan, tetapi karena pohon-pohon yang ada masih terlalu kecil maka pemasangan dilanjutkan Sabtu setelah sholat subuh.

Sekitar jam 20.00 kami kembali ke Madrasah untuk mandi dan istrirahat setelah sebelumnya dijamu dengan Pecel Madiun dan Mendoan anget-anget oleh kepala Sekolah. Sampai di sekolah karena masih kepikiran tempat landing akhirnya kami sepakat landing menggunakan KEBO IRENG ( mobil operasional Cepu Adventure ) dengan dibantu tali labrang.

KEBO IRENG disetting untuk jadi titik pendaratan flying fox

Acara mandi pun terpaksa ditunda dulu untuk mempersiapkan pasak labrang mobil dan membuat dudukan tempat launching di tower air menggunakan teknik pioneering. Alhamdulillah di sekolah banyak bambu bekas acara Pramuka yang bisa dimanfaatkan. Pokoknya improvisasi jalan terus, heee…..

Mempersiapkan pasak dan pijakan untuk Flying fox

Yang istimewa pada saat kami persiapan dari sekolah datang kiriman makan malam, kopi, teh, rujak, singkong rebus dan beberapa snack lainnya. Sambutan yang luar biasa bagi kami yang sudah terbiasa berpetualang ini. Pokoke dilarang lapar 😀

Sehabis sholat Subuh kami langsung prepare dilokasi untuk membuat titik pendaratan, memasang belay dan tangga tali untuk naik di jembatan 2 tali sekaligus mempersiapkan upacara pembukaan dan game bagi peserta.

Antusiasme peserta juga luar biasa, belum lagi genap jam 06.00 beberapa peserta sudah mulai berdatangan padahal rencana pembukaan tepat pukul 07.00. Ini juga yang menjadi spirit tersendiri bagi kami team Outbound Cepu Adventure. Alhamdulillah semua persiapan selesai sebelum upacara dimulai.

Tepat pukul 07.00 acara pembukaan dimulai. Dalam sambutanya pak Zaim selaku kepala sekolah mengatakan bahwa outbound ini momen langka yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pendidikan karakter anak, terutama sifat kebersamaan, kekompakan, kerja sama dan beberapa latihan untuk melatih keberanian. Bahkan mungkin ini outbound pertama kali bagi sekolah-sekolah di wilayah kecamatan Kebonsari.

Kekompakan dan semangat dewan guru dan team outbound Cepu Adventure

Setelah berdoa bersama dan pemasangan pita regu, untuk pemanasan dilakukan senam Maumere yang dipimpin oleh mba Retno kemudian senam berikutnya dipimpin oleh mba Ima yang diikuti oleh seluruh peserta, dewan guru dan seluruh team Cepu Adventure yang membuat suasana semakin riang gembira.

Senam untuk pemanasan

Sebelum masuk ke permainan masing-masing maka dilakukan foto bersama agar momentum outbound ini tidak hilang begitu saja. Apalagi kalau sudah asyik masuk dipermainan sesi foto bareng ini jadi sering kelupaan, heeee…

Foto bareng peserta, dewan guru dan team outbound Cepu Adventure

Dua lokasi permainan kami siapkan. Untuk game berada di sisi utara lapangan sedangkan untuk high rope berada disisi selatan. Kali ini kelas 1 dan 2 melaksanakan game terlebih dahulu dengan pertimbangan usia, sedangkan untuk kelas 3 dan 4 masuk materi high rope yaitu melintasi jembatan 2 tali ( two line bridge ) kemudian dilanjutkan dengan Flying fox. Sengaja kami mainkan paralel untuk efektifitas dan efisiensi waktu.

Game Puzzle wudhu dan sholat mengawali kegiatan untuk kelas 1 dan 2 didampingi oleh guru kelas masing-masing. Mereka asyik berkerumun dalam lingkaran untuk menyelesaikan puzzle sesuai instruksi dari team Outbound Cepu Adventure.

Game puzzle Wudhu dan Sholat

Kemudian permainan Gambar dan angka dimana peserta harus berjalan melewati dengan cara meloncat pada  gambar dan angka sesuai perintah. Kali ini konsentrasi dan kecepatan gerak diperlukan untuk bisa melewatinya dengan benar.

Game lompat gambar dan angka

Transfer air secara estafet juga menjadi permainan favorit anak-anak kelas 1 dan 2 karena pada usia mereka ” berlari ” itu sesuatu yang sangat menyenangkan apalagi sambil basah-basahan heeee….

Disisi selatan kelas 3 dan 4 sudah berkumpul di dekat jembatan 2 tali untuk di briefing untuk pemakaian peralatan keamanan dan cara bermain dengan aman. Satu persatu peserta dipasang Webbing untuk Sit Harness, Carabiner dan juga helm pengaman. Semua di cek secara teliti oleh team sebelum melakukan highrope ( bermain tali di ketinggian )

pemasangan peralatan keselamatan

Beberapa peserta baik laki-laki dan perempuan merasa nervous sebelum naik tangga tali menuju jembatan dua tali. Tapi jangan khawatir, setelah dimotivasi oleh team dan ditunjukkan teknik pengaman supaya tidak jatuh / belay mereka jadi berani. Maklum ini pertama kali bagi mereka. Alhamdulillah semua peserta bisa melewatinya dengan aman dan lancar.

Flying fox adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua peserta yang bisa mengingkatkan adrenalin dan keberanian. Satu persatu mereka naik ke tempat peluncuran dengan dibantu belayer supaya aman kemudian mulai diluncurkan pelan-pelan dengan 2 teknik pengereman yaitu pengereman dari atas dan pengereman dibawah untuk antisipasi kalau peluncuran terlalu laju. Tempat mendarat Flying fox kali ini justru berada ditengah lapangan dengan rumput yang tebal sehingga sangat nyaman untuk mendarat.

flying fox putri

Setelah kelas 3 dan kelas 4 menyelesaikan high rope maka dilanjutkan dengan kelas 1 dan 2 sedangkan kelas 3 dan 4 melaksanakan game disisi utara lapangan. Highrope untuk kelas 1 dan 2 ini lebih heboh karena banyak sekali wali murid yang kepingin melihat dan mendokumentasikan anaknya saat melintasi jembatan 2 tali dan flying fox. Belum lagi disekeliling lapangan banyak orang jualan makanan ringan sehingga suasana semakin meriah.

Rela berpanas-panas untuk mengabadikan momen
Keseruan flying fox

Beberapa anak terpeleset saat melintasi jembatan 2 tali tapi alhamdulillah dengan belayer yang sudah berpengalaman mereka tidak sampai jatuh. Pokoknya semua permainan highrope pasti kami backup dengan belay untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Dari beberapa peserta mengungkapkan bahwa yang paling membuat mereka gemetar adalah melintasi jembatan 2 tali dengan ketinggian 2 meter diatas tanah. Tapi jangan khawaitir juga, Cepu Adventure biasa membuat awalnya ” maju gemetar ” menjadi ” maju tak gentar” dan pengin mengulang lagi.

peserta yang terpeleset diamankan  oleh belayer sehingga tidak terjun bebas

Beberapa anak juga tidak berani melaksanakan Flying fox, tapi berkat kegigihan guru kelas dan team memotivasi mereka akhirnya jadi berani. Pada saat bongkar peralatan safety mereka saya tanya gimana rasanya, mereka malah menjawab :”pengin lagi boleh pakdhe?”

Ketagihan setelah mendarat

Game bagi kelas 3 dan 4 tentu saja berbeda dengan adik-adiknya kelas 1 dan 2. Dimulai dengan Anomali dimana semua regu bergerak bersama tetapi berlawanan dengan perintah instruktur. Game ini memerlukan kekompakan dan konsentrasi tinggi dalam pelaksanaanya.

Blind walk adalah permainan berikutnya untuk melatih kepekaan dan disiplin melaksanakan perintah. Semua anggota regu ditutup matanya kemudian berjalan bersama-sama melewati Cone yang disusun lurus tetapi proses jalanya harus zigzag dan tidak boleh menjatuhkan Cone yang tersusun.

Belajar mendengarkan dan mentaati perintah dengan game Blind Walk

Latihan kekompakan dan kerjasama berikutnya adalah game transfer air tetapi dalam keadaan duduk. Air dipindahkan dari gelas ke gelas peserta dibelakangnya dengan menggunakan kedua tangan dan tidak boleh menoleh kebelakang. Tentu saja kepala mereka basah oleh sebagian air yang tumpah dan itu justru yang menjadikan suasana riang bagi anak-anak.

Transfer air

Game terakhir untuk menguji kekompakan dan kerjasama dalam team adalah Bouldozer race. Semua anggota regu masuk dalam lingkaran rantai , bergerak secara bersama-sama dan tidak boleh keluar dari lingkaran. Jatuh bareng-bareng untuk kemudian bangkit lagi dan masuk ke lingkaran adalah sensasinya, heee….

Persiapan Bouldozer Race

Seluruh acara selesai pada saat Dhuhur dan dalam penutupannya pak Zaim selaku kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada seluruh team outbound Cepu Adventure untuk tidak kapok kalau diundang lagi ke Madiun. Bahkan salah satu ibu guru yang sempat dan semangat mendampingi pakdhe untuk memasang dan membongkar Webbing peserta nyeletuk guyon ke kepala sekolahnya: “Pak Zaim, ijin, saya mau direkrut Cepu Adventure “. Haaaa….

Mau tau kesan wali muridnya? dari 34 responden yang mengirim kesan dan pesan semuanya alhamdulillah sangat senang dengan kegiatan outbound bersama Cepu Adventure, seru banget katanya. Bahkan ada yang minta kalau bisa jangan setahun sekali, syukur bisa setiap semester. Bahkan ada yang meminta kalau bisa dilaksanakan pada tanggal merah sehingga orang tua bisa ikut outbound sekalian. Piye jal pak Zaim?

Bagaimana kesan peserta? Semua menjawab : Seru , deg-degan tapi pengin lagi. Bahkan salah satu wali murid dalam kesan yang dikirim ke kami mengatakan bahwa ketika anaknya pulang tidak langsung mandi apalagi tidur, tetapi justru heboh bercerita tentang keseruan outbound yang barusan dilakukan, dan wali murid tersebut mengatakan pasti outbound nya diatas ekspektasi anaknya.

Anda juga kepingin outbound dengan Cepu Adventure? Ayooo gasken, haaa….

 

Author

Write A Comment