Diawali kontak dari salah satu pembina/guru SMAN 1 Randublatung kak Didik ke Cepu Adventure terkait rencana kegiatan Gladian Pimpinan Satuan ( Dian pinsat ) Ambalan Bung Karno dan RA Kartini yang salah satu materinya ingin memperkenalkan kegiatan di alam bebas menggunakan akses tali.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2024 setelah sholat Dhuhur, karena lapangan indoor di sekolah tersebut ( yang kebetulan akan kami pergunakan untuk peluncuran ) digunakan untuk latihan Paskibraka kecamatan Randublatung pada pagi harinya.

Beberapa hari sebelumnya team Cepu Adventure dikirim untuk survey dan cek lokasi. Kali ini yang kebagian tugas tersebut adalah mas Umar dan mas Sobirin yang kebetulan tidak terlalu jauh dari lokasi. Mas Umar tinggal di Kedungtuban sedangkan mas Sobirin justru lebih dekat lagi karena memang orang Randublatung, heee….

Pagi jam 09.00 team sudah mulai ngumpul di Basecamp untuk prepare semua peralatan yang akan dibawa ke lokasi. Jam 10.00 team berangkat ke Randublatung dengan membawa “Kebo Ireng” kami menyebutnya, kendaraan operasional Cepu Adventure yang setia menemani kami kemanapun.

Menjelang sholat Dhuhur kami sampai kelokasi dan ketemu langsung dengan Kak Didik selaku pembina, kak Irkham bidang kesiswaan dan  beberapa guru muda yang lain. Ngobrolpun jadi asyik ketika sudah mulai membahas rencana materi yang akan diberikan oleh Cepu Adventure.

Dengan peserta yang cukup banyak sekitar 90 adik-adik Pramuka penegak Bantara dan Laksana tentu memerlukan pengaturan waktu dan lokasi kegiatan agar semua bisa merasakan semuanya. Alhamdulillah dari hasil survey terdapat 2 titik untuk Rappelling di depan Ruang TU dan 1 lokasi untuk di Indoor untuk peluncuran/ Rolling.

Pembukaan dan perkenalan team

Diawali dengan sambutan oleh pihak sekolah maka, materi pertama adalah pengenalan semua peralatan yang akan digunakan mulai dari tali kermantle, jenis-jenis tali dan spesifikasinya, berbagai macam Carabineer dan spesifikasinya, Figure of eight, Pulley, Webbing, Sit harness dan Fullbody harness beserta kegunaan masing-masing di kegiatan alam bebas yang menggunakan akses tali.

Persiapan peralatan

Kemudian diperagakan cara membuat sit harness menggunakan webbing, cara memasang Carabineer dan Figure of eight ( Cincin 8 ), sarung tangan, helm dan peralatan safety lainnya.

Penjelasan tentang berbagai macam Harness dan fungsinya

Mulai materi ini peserta sudah sangat antusias untuk mengikuti arahan dari team Cepu Adventure. Kami siapkan 20 set peralatan, sehingga antrinya tidak terlalu lama. Beberapa peserta terlihat mendekati anggota team untuk meyakinkan apakah sit harness yang mereka buat sudah benar apa belum.

Penjelasan peralatan
Serius mendengarkan penjelasan tentang bahan Alumunium Alloy pada Carabineer dan Figure of Eight

Setelah 20 anak ready maka mereka diarahkan ke lantai 2 untuk mengikuti peluncuran / Rolling yang dipandu oleh mas Rohmat dan mas Adam. Pada awalnya karena baru pertama kali pasti Nervous, tapi setelah itu pasti ketagihan karena bermain tali di ketinggian itu sangat mengasyikkan. Di Cepu Adventure ada slogan yang sering kami lontarkan kepada peserta pemula, awalnya maju gemetar setelah itu maju tak gentar, heeee……

20 peserta pertama siap meluncur

Satu persatu peserta mulai melaksanakan peluncuran. Kali ini menggunakan teknik Rolling yaitu meluncur dengan kontrol full ditangan peserta. Kapan harus melonggarkan genggaman dan kapan harus melakukan pengereman diajari dengan detail. Tentu berbeda dengan flying fox yang kontrolnya berada pada Belayer.

Penegak putra sedang melakukan Rolling

Maklum pesertanya aktifis Pramuka, tentu harus dengan materi yang lebih menantang sehingga seperti yang disampaikan kak Didik saat pembukaan bahwa Pramuka tidak boleh hanya pinter tepuk tangan saja, tetapi juga pinter materi-materi lainnya.

Penegak Putri meluncur dengan enjoy

Beberapa peserta masih kelihatan deg-degan ketika mendarat, tapi itu adalah hal yang wajar. Kemudian setelah mereka merasakan sensasi meluncur/ Rolling maka sensasi berikutnya adalah menuruni tali/ Rappelling dari lantai 2 gedung sekolahan. Terdapat 2 jalur Rappelling yang dipandu oleh mas Umar dan mas Sobirin sedangkan belayer kali ini oleh 2 Srikandi Cepu Adventure yaitu mba Retno dan mba Khanza.

Rappelling jalur 1
Rappelling jalur 2

Yang menjadi tantangan tersendiri adalah tempat pijakan peserta yang sangat terbatas dan selanjutnya seperti melaksanakan Heli Rappelling. Untuk meyakinkan peserta bahwa kendali Rappelling disamping pada peserta itu sendiri juga dibantu Belayer maka dilakukan Full belay. Pada sesi ini sebenarnya hanya untuk melatih agar peserta familiar dengan tali sekaligus dapat bonus foto menarik.

Bonus foto Full belay

Tepat jam 16.00 alhamdulillah semua kegiatan selesai dan berjalan lancar. Beberapa peserta kami minta testimoni setelah kegiatan ini dan rata-rata “Deg-degan tapi asyik”. Bahkan pada acara evaluasi kegiatan saat kami tanya masih mau dengan kegiatan seperti ini mereka kompak menjawab mau dan bahkan kepinginnya ditebing betulan. Jangan khawatir, gua Sentono sudah menunggu dan jangan lupa gandeng Cepu Adventure untuk kegiatan selanjutnya.

Foto bareng adik-adik Laksana

Pada akhir kegiatan kami diajak foto bareng dengan adik-adik yang sudah Laksana untuk mengabadikan keseruan kegiatan bareng Cepu Adventure. Beberapa dari mereka malah menanyakan kapan jadwal latihan dan oleh kak Didik, Dewan Ambalan nya disarankan untuk berlatih di basecamp Cepu Adventure. Jangan khawatir kami siap memfasilitasi untuk latihan dengan materi-materi berikutnya. Lokasi ada, peralatan siap dan instruktur juga siap membantu setiap saat. Pokoknya sesuai motto Cepu Adventure…. Sahabat Petualangan Anda.

 

Author

Write A Comment