Untuk kedua kalinya Mts An Nur kecamatan Banjare rejo -Blora menggandeng Cepu Adventure untuk melaksanakan Outbound bagi siswa-siswi Mts kelas 8. Kalau kegiatan sebelumnya dilaksanakan di Waduk Greneng- Blora kali ini dari pihak siswa dan sekolah kepingin meleksanakan outbound di Wana Wisata Bulu-Mantingan, 3,5 km dari makam Ibu RA Kartini kalau anda dari Rembang.
Pada awalnya bu Choyimah yang menghubungi Cepu Adventure untuk mengadakan kegiatan outbound seperti tahun sebelumnya. Ada beberapa lokasi yang ditawarkan, yang pertama Waduk Greneng -Blora sesuai outbound yang pertama sehingga tidak memerlukan survey bagi team Cepu Adventure. Kemudian waduk Tempuran, tapi karena lokasi tersebut tidak ada pepohonan yang memadai untuk high rope maka lokasi ini tidak menjadi prioritas.


Pilihan ketiga karena usulan dari sebagian besar siswa adalah Wana Wisata Bulu-Mantingan kabupaten Rembang. Untuk lokasi ini sebenarnya bukan tempat yang asing bagi saya karena waktu jaman SMA tahun 1985-1988 sering banget berenang rame-rame di kolam renang renang yang letaknya dikelilingi hutan yang asri. Jangan salah dulu masih pakai sepeda onthel dan jaraknya sekitar 15 km dari rumah, lumayan bolak-balik sudah 30 km, heeee….
Hari Jumat tanggal 17 Mei 2024 saya mampir ke lokasi setelah dari pihak sekolah memastikan bahwa outbound akan dilaksanakan di Wana Wisata Mantingan. Ditemani pak Rasmin sebagai pengelola Wana Wisata kami berkeliling seluruh kawasan untuk mencari tempat high rope sekaligus setting permainan lainnya. Ternyata lokasinya sudah banyak berubah setelah sekian lama saya hanya lewat jalan raya di depannya tanpa pernah masuk ke dalamnya.
Pintu masuk Wana Wisata ini cukup terlihat jelas dari jalan raya karena ada gapura dan tempat tiketing yang sangat menonjol. Jalan masuknyapun sudah di paving rapi. Baru masuk sekitar 50 m anda sudah disuguhi lokasi Camping Ground yang asri. Lokasinya rata dan dikelilingi pohon-pohon yang tinggi sehingga sangat rekomended anda gunakan untuk refreshing di akhir Minggu bersama keluarga.
Ke bawah lagi ada musholla yang cukup besar sehingga anda tidak perlu takut terlewatkan waktu sholat. Seberang musholla ada pendapa yang cukup luas sehingga cocok untuk acara-acara santai komunitas misalnya. Juga terdapat lapangan tenis yang bisa anda gunakan untuk memeras keringat. Paling ujung adalah kolam renang yang sangat luas yang sumber airnya sangat melimpah dengan kedalaman yang bervariasi menyesuaikan keinginan pengunjung. Tentu di kolam renang tersebut ada berbagai permainan untuk anak-anak sehingga lebih meriah.
Memanfaatkan hari belajar sebelum long week end, outbound dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 Mei 2024. Team Outbound Cepu Adventure prepare dilokasi sehari sebelumnya. Diangkut dengan “Kebo Ireng”semua peralatan game dan highrope dimobilisasi ke lokasi. Beberapa anggota team nge- camp dilokasi untuk menginstall beberapa permainan dan sebagian lagi diinstall setelahSubuh pada esok harinya.

Tepat jam 08.00 rombongan datang menggunakan 2 truck dan beberapa kendaraan pribadi. Tanpa menunggu lama-lama peserta sudah dikumpulkan oleh bunda Ima dan team Cepu Adventure untuk memulai kegiatan. Dimulai dengan berdoa untuk memohon keselamatan dan kelancaran acara dilanjutkan dengan pembagian regu dengan tanda pita di lengan masing-masing. Pemanasan dengan senam Maumere membuat suasana jadi meriah.

Karena peserta adalah semuanya santri pondok pesantren maka lokasi permainan dipecah menjadi 2. Kebetulan jumlah mereka berimbang antara laki-laki dan perempuan maka pembagian kelompok jadi sangat mudah. Laki-laki melaksanakan High rope sedangkan peserta perempuan melaksanakan berbagai game dengan lokasi yang berjauhan.
Karena ini outbound ke 2 maka team Outbound Cepu Adventure menyiapkan game yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini konsepnya adalah bermain air disamping sumber air sangat gampang di Wana Wisata ini juga tempat berganti pakaian/ kamar mandi juga sangat banyak.
Diawali dengan game transfer air menggunakan gelas dan bola pingpong yang ditiup secara bergantian oleh semua anggota kelompok memacu semangat peserta untuk berimprovisasi dan bekerjasama untuk menyelesaikan game dengan secepat-cepatnya. Teriakan penyemangat terdengar bersahut-sahutan antar regu yang membuat suasana semakin panas tetapi asyik.


Game kedua adalah pipa bocor. Ada 4 pipa bocor yang sudah kami siapkan untuk memacu semangat mereka. Sedangkan diujung lapangan sudah disiapkan 1 drum besar beserta gayung untuk masing-masing regu. Menggunakan semua jari dan bahkan ada yang menggunakan pipi untuk menutup kebocoran pipa agar bisa segera terisi penuh dan menang. Baju yang mereka gunakan juga sudah mulai basah dengan air. Tapi itulah asyiknya.


Game yang ketiga adalah volley air. Ini semakin seru karena balon yang berisi air tersebut pasti pecah dan membasahi peserta ketika tidak dapat ditangkap oleh sarung yang dipegangi 4 orang. Disiapkan banyak sekali balon air sehingga permainan menjadi sangat seru. Tapi walaupun cuaca diluar sangat panas karena musim kemarau, di Wana Wisata ini tetap dingin karena banyak dan rimbunnya pohon-pohon dilokasi.

Untuk permainan hagh rope kali ini terbagi menjadi 2 permainan. Kalau biasanya Jembatan Dua Tali menggunakan anyaman yang rapat kali ini kita buat menjadi Jembatan Tali Goyang dimana tali bawah dan tali tengah tidak terhubung tetapi terdapat tali-tali yang menjulur ke bawah untuk pegangan peserta bergerak maju.

Belayer juga selalu siap mengamankan peserta karena memang permainan di ketinggian dituntut mempunya safety yang tinggi.

Flying fox kali ini juga harus menggunakan Scavolding untuk pijakan peserta sebelum diluncurkan. Yang beda dari kegiatan Flying fox sebelumnya adalah penggunaan tangga tali untuk menaiki Scavolding sehingga kesan kuat ini adalah kegiatan alam bebas sangat terasa.

Dimulai dengan breafing dan pemakaian alat-alat keselamatan satu persatu peserta diajari cara membuat sit harness menggunakan Webbing, cara memasang Carabineer dan helm sebagi pelindung kepala saat kegiatan. Beberapa peserta tampak gugup ketika harus melewati Jembatan Tali Goyang karena memang perlu konsentrasi yang tinggi untuk melintasinya. Alhamdulillah semua peserta bisa melewatinya dengan lancar.

Highrope ini tidak hanya diikuti oleh peserta tetapi juga oleh guru- guru pendamping sehingga mereka juga merasakan sensasi Highrope yang disiapkan oleh team Outbund Cepu Adventure. Artinya kebahagiaan hari ini bukan hanya untuk peserta tetapi juga guru-gurunya.



Flying fox sebagai permainan Favorit bagi peserta juga diikuti oleh siswa dan guru. Sebagian besar peserta bisa melakuknya dengan enjoy. Hanya beberapa peserta yang turun sambil memejamkan mata karena belum terbiasa bermain di ketinggian.


Satu orang peserta putri bahkan tidak berani turun setelah sampai di tempat peluncuran. Tapi jangan khawatir, Cepu Adventure mempunya team tandem/ evakuasi untuk kegiatan tersebut.

Jadi masih kurang apalagi… Ayo segera kontak Cepu Adventure untuk kegiatan outbound anda…..